Sebagai teknisi HP, tentu sering menemukan HP dengan merek aneh kan. Kali ini, mimin pun mau sharing firmware hp aneh merek HOTWAV, tipenya HOT1. Lihat penampakan belakang HP ini.
HP ini datang dengan kondisi hang logo. Hasil Identify Devices menggunakan UFI seperti berikut:
Buka google dan mimin cari firmware Hotwav hot1, beberapa hasil pencarian teratas selalu menuju ke needrom.com yang butuh akses premium untuk download rom Hotwav Hot 1. Sempat dapat 1 file yang kelihatannya cocok, tetapi ada password dan yang punya orang luar negeri. Susah deh hubunginya..lagian ga gratis juga.
Karena ga dapat firmware yang sama persis, akhirnya mimin mengubah pencarian dengan bantuan log UFI, hasilnya cukup banyak. Setelah ditelusuri satu per satu, akhirnya mimin mendapatkan satu firmware yang gratis dan setelah ditest berhasil. HP hidup normal lagi. Oh ya, tapi rom ini menggunakan logo All Call Hot 1, bukan Hotwav Hot 1. Apalah arti sebuah nama, yang penting HPnya bisa menyala dan berfungsi dengan normal.
Karena ini file langka, mimin share file ini dengan password. Maharnya murah saja, pulsa 10ribu saja. Yang mau ngejek mimin dapat gratis tapi dibagikan berbayar, sebaiknya ga usah download file ini saja. Silakan cari sendiri, toh sudah mimin ceritakan bagaimana proses mimin mencari rom ini. Udah ada petunjuknya, silakan cari sendiri kalau ga mau donasi. FIRMWARE HOTWAV HOT1 TESTED
File ini ada passwordnya, untuk mendapatkan passwordnya silakan WHATSAPP ke no 085292171620. Donasi pulsa 10ribu saja ke no 085292171620.
Tolong langsung WHATSAPP BIAR CEPAT DIRESPONS, KALAU SMS KADANG SAYA TIDAK MELIHATNYA. MAKLUM JAMAN NOW WHATSAPP LEBIH GAMPANG Kalau yang ga mau donasi, silakan cari di blog lain aja ya. Jangan komentar yang ga enak dibaca.
IMEI NULL, invalid IMEI, tidak dapat peroleh IMEI...itu beberapa error yang terjadi pada Android. Jika IMEI tidak ada, maka biasanya HP tidak ada sinyal, no service, hanya panggilan darurat. Kecuali beberapa tipe Android dengan CPU Mediatek yang walaupun IMEI hilang, tetap ada sinyal.
Kasus IMEI hilang merupakan salah satu kasus yang termasuk gampang-gampang susah. Untuk HP dengan CPU Mediatek, bisa diselesaikan dengan write IMEI menggunakan box flasher. Bisa juga dengan flash partisi NVRAM, tentunya dengan file yang cocok. Untuk HP yang menggunakan CPU Qualcomm, bisa dengan write file QCN.
Jika HP Android dengan CPU Mediatek memerlukan otorisasi root untuk write IMEI, maka pada HP Qualcomm justru tidak perlu akses root, selama port diag HP tersebut dapat kita aktifkan dan terbaca di komputer. Contohnya kasus Redmi 4A yang barusan mimin tangani ini. Awalnya masuk dengan kondisi IMEI kosong dan Baseband unknown (pita basis tidak diketahui). Solusinya ya pasti..WRITE QCN.
Mimin mencari di google, ternyata banyak yang share file QCN Redmi 4A. Syukurlah, masih banyak orang baik hati berbagi informasi. Mimin menggunakan UFI Box untuk write file QCN ini, jika kalian ga punya box flasher, mungkin agak sulit untuk write file QCN Redmi 4A.
Setelah write QCN dan restart ulang, mimin check IMEI. Ternyata IMEInya muncul tetapi angka-angkanya nol semua. Pita basis atau baseband udah OK. Check sinyal, eh sudah muncul. Sempat bingung juga mimin nih, coba file QCN lain lah. Ternyata hasilnya pun sama.
Akhirnya mimin mencoba memasukkan IMEI di kolom IMEI 1 dan IMEI 2 pada tab Service UFI Box, lalu write file QCN lagi. Setelah selesai dan restart ulang, check IMEI ternyata sudah benar. Simple kelihatannya, tetapi sempat membuat bingung juga.
Yang lagi baca, maaf saya ga share file QCN Redmi 4A disini, sudah banyak di google. Jangan pula komentar jelek-jelekin mimin (pasti mimin hapus). Tulisan ini hanya untuk catatan mimin jika sekali-kali mimin menemukan kasus serupa. Mimin tulis di blog, barangkali bermanfaat untuk orang lain. Kurang lebihnya, terima kasih, semoga bermanfaat.
Sekali ini, mimin ketemu kasus gampang-gampang susah. Kelihatan gampang karena kasusnya hanya Advan S4Z Plus ga ada sinyal setelah reset FRP. Dikatakan susah karena ini dibawa oleh konter teman, teman yang pintar flash HP aja nyerah, pikir mimin pasti kasus sulit nih.
Mumpung lagi santai, mimin ga mau terburu-buru. Mimin coba cari info yang lengkap dulu sebelum eksekusi HP Advan S4Z Plus no signal ini. Mimin check IMEI OK, baseband pun ada, berarti ini hanyalah kerusakan di partisi NV item. Solusinya adalah flash file NV Item yang cocok untuk Advan S4Z ini.
Setelah cari sana cari sini, akhirnya mimin menemukan firmware advan S4Z Plus dan file NV S4Z Plus yang tested berhasil. Untuk firmware silakan download di blog mas Ariefati firmware27.com
Di blognya Mas Seppudin, sudah ada tutorial lengkap cara flash NV Data Advan S4Z Plus. Tinggal baca disana dan ikutin saja caranya. Mimin sudah test dan berhasil mengembalikan sinyal Advan S4Z Plus, semoga kasus Anda juga selesai ya.
Sekian sharing pendek kali ini, semoga bermanfaat.
Pengalaman pertama menangani suatu kasus HP biasanya menarik. Karena baru pertama kali, belum ada pengalaman...jadi biasanya agak kesulitan di awalnya. Seperti kali ini mimin ketemu kasus bypass FRP Samsung C710F alias Samsung J7 +.
Dari fisiknya saja, mimin sudah tahu ini tipe HP lumayan baru untuk saat ini, Z3X pasti belum support untuk one clik bypass FRP. Mimin coba melihat kemungkinannya di BST Dongle, tapi ternyata tidak support juga. Waduh...ribet juga nih.
Mulailah mimin searching google, dan menemukan hanya 1 cara untuk reset akun google Samsung C710F, yaitu dengan menggunakan file Combination. Yaa..hanya itu caranya saat ini.
Masalahnya bagi mimin adalah mimin udah download 3 file combination dari 3 web berbeda, ternyata ga bisa diekstrak. No archieve found dan error..ya ampiun..udah capek2 download malah ga ada hasilnya. Nah, ini yang mimin harapkan tidak terjadi kepada Anda.
Makanya mimin mau share file Combination yang udah tested. File ini mimin download dari support Z3X, downloadnya agak lambat dan lumayan lama baru selesai. Yang punya box Z3X silakan download langsung dari support aja ya, karena file ini ada passwordnya. File ini mimin upload ke Google Drive, jadi kecepatan download pasti lebih cepat dibanding dari suppport Z3X.
Oh ya..setelah selesai bypass FRP, kan harus flash ulang lagi ya agar HPnya kembali normal, filenya juga cukup gede, hampir 2GB. File ini silakan Anda cari sendiri ya, di Google udah ada yang share.
Ingat ya...disarankan khusus teknisi HP saja yang download. File Combination ini bukan file sakti yang sekali flash..HP langsung cling OK. Setelah flash pakai file ini, masih harus reset FRP menggunakan tool lain seperti Z3X, Miracle atau tool lain. Setelah reset FRP, masih harus flash lagi menggunakan stock rom original untuk mengembalikan Samsung J7 Plus ke kondisi normal.
File ini ada passwordnya, untuk mendapatkan passwordnya silakan WHATSAPP ke no 085292171620. Donasi pulsa 20ribu ke no 085292171620. Tidak menerima komplain tidak berhasil.
Tolong langsung WHATSAPP BIAR CEPAT DIRESPONS, KALAU SMS KADANG SAYA TIDAK MELIHATNYA. MAKLUM JAMAN NOW WHATSAPP LEBIH GAMPANG Kalau yang ga mau donasi, silakan cari di blog lain aja ya. Sekian, semoga bermanfaat. Untuk tutorialnya, silakan simak video berikut:
Cerita buka kunci HP selalu menarik, walaupun gitu-gitu aja triknya, namun tiap HP bisa berbeda ceritanya. Apalagi kalau yang jarang ditemukan, seperti kasus Sharp Aquos Phone 032SH yang mimin dapat dari konter teman. Teman udah nyerah, terus dikasih ke mimin buat cobain, kali-kali aja berhasil.
Seperti biasa, untuk membuka pattern lock ataupun kunci kata sandi, kita bisa mencoba masuk ke menu recovery dan melakukan factory reset. Itu doank sih...tapi nih, beda ceritanya. Ternyata susah banget masuk ke menu recovery Aquos Phone SBM032SH ini, sampai-sampai awalnya mimin berpikir HP ini tidak ada menu recovery atau menu recoverynya tidak bisa diakses dengan kombinasi tombol.
HP ini cuma punya 1 tombol fisik, cuma tombol ON OFF doank, tombol volumenya di layar sentuh. Iphone aja kalah, Iphone kan masih ada tombol on off, tombol volume, tombol HOME. Mimin sampai geleng-geleng kepala. Hasil searching di google, belum ada yang bisa kasih solusi, atau jarang ada kasus begini ya.
Untuk kasus satu ini, mimin gengsi banget nih. Masa' buka kunci aja ga bisa, katanya udah master atau mastah atau suhu (suhu palakmu peang). Mimin penasaran aja nih, masa ga bisa sih. Coba colokin ke komputer, terbaca sebagai ADB Devices. Tapi posisi offline, sehingga ga bisa dikasih perintah buat reboot ke recovery. Juga terbaca sebagai Qualcomm Port, tetapi mimin cari test Point Aquos Phone, kagak ada yang share.
Untunglah teman mimin ga buru-buru. Keesokan harinya, saat santi eh santai (Santi tuh anak gadis tetangga sebelah, lumayan cantik sih) kembali ke Laptop. Saat santai, mimin coba mencari solusi HP Aquos phone terkunci, dan tanpa sengaja menemukan link ini. Kasusnya sama, HPnya pun sama. Asik...ternyata HP ini ada recovery modenya kok.
Saat dicoba, waduh....susahnya minta ampun. Gagal maning....gagal maning. Lihat di videonya kok gampang, pas dipraktekkin susah banget. Bukannya masuk ke recovery mode, HPnya malah booting terus. Capek mimin matikan HP lalu coba lagi.
Setelah percobaan ke-20 kali lebih, mimin pikir ada yang salah nih. Mimin coba baca dengan lebih teliti lagi. Di video dijelaskan ada getar panjang, tapi kok mimin ga ada getar panjang ya. Aneh juga. Mimin baca berulang-ulang, hingga muncul kesimpulan mimin pencet tombol on off kurang lama.
Setelah sadar, mimin test lagi. Tekan tombol volume bawah (di layar sentuh) sambil menekan tombol on off agak lama hingga ada getar pendek (muncul tulisan SOFTBANK) tekan terus hingga ada getar panjang, lalu dengan cepat lepas sebentar tombol on off dan dengan cepat menekan tombol on off 3x berturut-turut. Ahayy..muncul robot ijo recovery (semoga bisa dipahami dengan baik).
Bagi yang ragu atau ga percaya, nih mimin udah videoin dan upload, silakan ditonton.
Sekian, semoga bermanfaat. Eh mimin kagak ada no HP Santi anak gadis tetangga yee.. Jangan inbox mimin minta no HP Santi yee.
Flash HP memang selalu menarik, walaupun terlihat gampang-gampang aja, kadang bisa membuat kepala pusing tujuh keliling. Seperti yang sedang mimin kerjakan kemarin.
Ceritanya begini, ada pasien Lenovo A7000-a datang dengan kondisi ga bisa masuk ke menu, tiap kali dinyalakan selalu masuk ke menu recovery dimana terdapat pilihan untuk wipe data dsb. Pertama kali mimin pikir ini kerusakan tombol volume, namun setelah dicheck..ga juga tuh. Tombol volume masih berfungsi dengan normal.
Mungkin programnya error, diinstall ulang juga selesai, pikir mimin begitu. Maka komputer dinyalakan, buka program UFI Android Toolbox, lalu Identify Devices untuk mengetahui info HP ini. Lognya seperti ini:
Dari log itu, mimin bisa tahu...oo ternyata firmware di HP Lenovo A7000a tersebut sudah di versi A7000-a_PLUS_S177_160121_ROW. Check punya check, ternyata mimin cuma punya firmware Lenovo A7000a versi Lenovo_A7000-A_S153_151127_ROW. Namun, seingat mimin file ini pernah digunakan dan berhasil kok.
Maka dengan tidak ragu-ragu lagi, mimin langsung flash Lenovo A7000-a dengan firmware tersebut. Mimin masih hati-hati, cuma flash partisi system, cache dan userdata saja. Proses berjalan hingga selesai dan hasilnya GETAR DOANK, ga muncul tampilan apa-apa. OMG... Terus mimin coba full flash (tanpa centang preloader) hasilnya pun sama saja. OOOOOHHHHHH....
Tenang...tenang, mimin mencoba menenangkan diri... masih ada 1 firmware lagi yang bisa dicoba yaitu versi A7000-a_S144_150721_ROW. Singkat cerita, setelah flash versi ini HP hidup tetapi LCD bergaris-garis buram. OH NO....mulailah keringat dingin mengalir dan kepala sedikit pusing. Ini pasti karena firmware yang tidak cocok. Lenovo mah begitu...
Check UFI Group, ternyata mimin tidak sendirian. Ada beberapa teman yang mengalami kasus serupa. Dari komentar-komentar mimin baru tahu ternyata ada LENOVO A7000-a dan ada LENOVO A7000-a PLUS. Ingat ada PLUSnya..mungkin ini yang membuat firmwarenya berbeda.
Maka mimin segera mencari rom LENOVO A7000-a PLUS, minimal yang ROW S177 seperti pada kondisi awal HP tersebut. Syukurlah pada Tuhan yang memberi petunjuk dan kepada pemilik blog firmwarefile.com
Udah ah, pokoke setelah mimin flash pakai firmware itu, HP menyala dengan normal. Pusing hilang, senyum pun datang.
Yang punya masalah sama, jangan memaksa mimin memberikan solusi jarak jauh tanpa memegang HP Anda. Mimin mah teknisi..bukan tukang sulap apalagi dukun yang bisa memperbaiki HP dari jarak jauh.
Pagi-pagi mimin buka grup UFI Private, ada kabar baik yang ditunggu-tunggu oleh pemilik UFI Box. Ada update versi 447, asikkk. Setelah mimin baca catatan rilisnya, ada fitur tambahan baru yang cukup menarik. Fitur ini sudah ditunggu-tunggu, yaitu support untuk flashing CPU Spreadtrum. Mimin juga udah lama menunggu fitur ini. Maklum mimin ga punya box yang support flashing Spreadtrum, dulunya sih pakai Miracle Eagle Eye.
Namun sejak Miracle Eagle Eye harus aktivasi tiap tahun (tekor dompet) mimin tidak menggunakan box ini lagi. Sebenarnya masih pakai box ini, cuma versi cracknya aja. Toh jarang-jarang juga mimin pakai box ini, sayang banget beli aktivasi tiap tahun cuma untuk flashing Spreadtrum. Karena UFI sudah support flashing Spreadtrum, mimin ga usah pakai versi crack lagi deh. Banyak virus dan errornya. Oh ya, fitur lain versi 447 UFI Box adalah support Nokia yang menggunakan CPU Qualcomm dan MediaTek. Nanti mimin mau coba kalau ada pasien HP Nokia. Berita baik ini diposting langsung oleh om Salim Pakne Sastra, beliau adalah pejabat teras dalam mengawal perUFIan. Berikut saya copy paste info dari beliau: UFI Software V.1.2.0.447 is out Release Notes: Read karepuli, ndak usah buru buru ?? General changes: Introducing UFIBox firmware version 1.12 (CHIP prog bugfix) Introducing [USB] Device Manager toolbox menu Fixed virtualization bug in Windows 10 Build 16299 Support changes: Over 6.8TB compressed files uploaded to the support servers intenal download manager improvements eMMC ToolBox changes: ADD: Option to resize filesystem when resizing userdata Use this on "non-empty" userdata, It will resize filesystem on-the-fly according to userdata partition size without losing users data ADD: Spreadtrum support on factory image tab Input file is "BMAConfig" file (SCXXXX.xml), can be found on the extracted pac file BUGFIX: EXT_CSD with repartitioning write bug fixed BUGFIX: Minor bugfixes and improvements Android ToolBox changes: ADD: Spreadtrum flashing and imei repair support Spreadtrum device with eMMC storage is now supported for flashing, partial read, erase and write from the flash tab Introduced in special task menu: Factory reset, Backup and Restore NV, Clear FRP Lock Identify or flashing spreadtrum devices requires "BMAConfig", fdl1 and fdl2 files which is part of the official firmware package(PAC, P5C or CPB file) ADD: Extract support for CPB file version 2.0, 2.1 ADD: Revised Xiaomi Reset Mi Account Lock task Mostly support all Xiaomi devices on the market including MiUI 9 with Android 7.2 or later Reset Mi Account Lock task will disable secure system service so Mi Cloud service will be completely disabled after operation Restoring firmware via flashing or OTA will re-enable the system service so device will be re-locked when internet connection enabled ADD: Oppo secure imei repair support Newer oppo devices come with secure(signed) imei Currently supported device for now: Oppo A71 Before write imei, you have to patch secure imei from the flash tab, Special Task menu ADD: Added latest BROM version 7.1817.3.0 for latest MediaTek chipset(MT6783, MT6771) support For some models, you may have to select correct DA file manually ADD: Added support for Qualcomm SDM630, SDM636, SDM640, SDM660, SDM670, SDM845 devices ADD: Support for Nokia devices (Qualcomm and MediaTek) with official nb0 firmware files ADD: Extract support for Nb0 file ADD: Cache handling on model loads WARNING: Do not rename "BRAND" and "MODEL" list to be different as at support site, certain features might not working properly !!! BUGFIX: Minor bugfixes and improvements CHIP Prog changes: BUGFIX: Fixed write bug on small SPI NAND and eeprom devices(UFIBox firmware upgrade required) BUGFIX: Minor bugfixes and improvements
Bahkan beliau langsung kasih screenshot kemampuan UFI Identify Devices CPU Spreadtrum dan menampilkan kode kunci atau kode pola. Mantap benar nih UFI, mimin makin cinta sama dek UFI. Semoga info ini bermanfaat
Mimin kaget benar dapat pasien HP yang satu ini. Gimana ga, tipenya Asiafone AF7000 BLN. Anak jaman now kayaknya udah ga pernah dengar merek Asiafone lho. Ini hp biasa yang udah jadul banget. Asiafone dulunya pernah menjadi merek yang cukup dikenal di pasaran hp layar sentuh non Android. Cuma itu dulu...sekarang udah ga ada lagi HP merek Asiafone.
Kasus HP Asiafone AF7000 ini adalah terkunci kata sandi. Mimin tahu ini hp non Android dan CPUnya Spreadtrum, cuma ga tahu tipe SPD apa. Mimin langsung buka tool Miracle Box, klik tab SPD lalu pilih boot yang SPD 6530. Tombol boot Asiafone AF7000 adalah tombol volume bawah ya. Tapi test Read Info selalu gagal. Mimin coba ganti ke boot 6531, test Read Info berjalan dan lognya seperti berikut:
Scanning USB Serial port...
SU2Serial Port: COM42
Connecting to Phone,Wait..
Done.
Infor: SPRD3
Initialize boot9...
CPU type: 6531A
Flash type: NOR
Flash ID: 00C80060(00180000)
Flash Model: GD27LQ128
Flash Size: 0x1000000(16.0M)
Being analyzed,Wait...
IMEI1 :357711053208428
IMEI2 :357711053208436
IMEI3 :358570010103893
IMEI4 :910575601400468
Unlock Code: 0809
Screen lock: 2111
Unlock Code: 200108
If try all code and wrong, please read whole flash and then analyzed
Tuh terbaca kode kata sandi yang digunakan, ada 2 Unlock Code dan 1 Screen Lock. Ga usah bingung mana satu kode yang benar. Cobain aja satu per satu. Ternyata kode yang 200108 yang cocok untuk membuka kata sandi Asiafone AF7000 BLN kali ini.
Mumpung ada HP normal, mimim sekalian backup firmware Asiafone AF7000 BLN ini deh, toh ukurannya juga kecil. Proses Read cepat, filenya cuma sekitar 16MB. Berikut lognya:
Scanning USB Serial port...
SU2Serial Port: COM42
Connecting to Phone,Wait..
Done.
Infor: SPRD3
Initialize boot9...
CPU type: 6531A
Flash type: NOR
Flash ID: 00C80060(00180000)
Flash Model: GD27LQ128
Flash Size: 0x1000000(16.0M)
reading,Wait...
Read Completed.
>>File save to: C:\Users\ACUN\Desktop\Icherry C229\asiafone AF7000 BLN 6531A_GD27LQ128.bin
Barangkali ada yang butuh firmware ini, silakan komen saja atau Whatsapp 085292171620. Maaf, mimin ga upload file ini. Kayaknya sih udah jarang yang membutuhkan firmware Asiafone AF7000 ini.
Pagi-pagi dapat pasien Icherry C229 dengan error sayangnya...sayangnya. Tapi kali ini yang error cuma Youtube saja karena mimin perhatikan, pesan errornya selalu begini "Sayangnya Youtube telah berhenti". Cuma youtube doank, ga ada aplikasi lain yang berhenti. Kayaknya ini cuma aplikasi Youtube saja yang error.
Nah, dalam kasus seperti ini sebaiknya jangan langsung diflash. Toh kita bisa mencari cara lain untuk memperbaiki aplikasi Youtube ini. Sebelumnya mimin coba factory reset icherry C229 ini dulu, dengan menggunakan perintah adb reboot recovery. Kebetulan mimin masih bisa mengaktifkan USB Debugging di Opsi Pengembang dalam menu Setelan.
Saat udah di posisi menu recovery, langsung aja mimin wipe data/factory reset icherry C229 ini. Setelah reboot, HP menyala normal. Error sayangnya aplikasi Youtube telah berhenti sudah tidak muncul lagi.
Mumpung ada HP Icherry C229 normal nih, mimin kepikiran untuk backup data penting dari HP ini. Salah satu item yang mesti kita backup adalah NV Icherry C229, ini file sakti untuk memperbaiki sinyal atau IMEI null. Oh ya, mimin menggunakan Miracle Box 2.58 (versi crack) untuk proses backup.
Proses READ INFO Icherry C229:
Scanning USB Serial port...
SU2Serial Port: COM9
Connecting to Phone,Wait..
Done.
Infor: SPRD3
Initialize boot22...
Being analyzed DATA...
id:C229_V0.4_170301
version:6.0
model:iCherry C229
brand:iCherry
manufacturer:iCherry
hardware:SP7731GEA_HDR_V1.0.0
Done.
Proses READ NV Icherry C229:
Scanning USB Serial port...
SU2Serial Port: COM9
Connecting to Phone,Wait..
Done.
Infor: SPRD3
Initialize boot22...
Reading NV...
Done.
File save to: C:\Users\ACUN\Desktop\NV_icherry c229.bin
Mimin sempat kepikiran untuk backup firmwarenya, tapi saat mimin cari firmware Icherry C229 dengan format pac, ternyata sudah banyak yang share. Jadi mimin membatalkan niat backup firmware, cukuplah file NV saja yang dibackup. Bagi yang membutuhkan file pac icherry C229, silakan googling aja ya.
Yang butuh file NV Icherry C229 untuk memperbaiki no signal, IMEI null, jaringan hilang, silakan download file ini:
File NV ini formatnya bin ya, jadi ga bisa diflash pakai Research Download. Gunakan Miracle Box 2.58 versi crack aja, atau bisa juga gunakan tool lain seperti GPG Dragon, Volcano Box dll.
Sore-sore ada cewek cakep banget bawain HP Lenovo dengan tipe K33a42. Cewek itu bilang gini, awalnya hp cuma hang logo lalu diflash. Saat flash ternyata berhenti di tengah jalan sehingga hpnya menjadi mati total. Kalau dicas, cuma muncul indikator lampu putih dekat speaker.
Awalnya mimin juga bingung..kok cewek ini cakep banget ya. Hush hush..istri orang atuh. Tobat tobatttt....kembali ke laptop.
Setelah cewek itu pergi meninggalkan konter, mulailah mimin fokus mengerjakan HP Lenovo K33a42 hang logo ini. Beberapa langkah pengecekan awal sebagai berikut:
- Test koneksi ke PC, dicolokkan sambil tekan tombol volume. Dalam pikiran, kalau CPUnya MTK kan bakal terbaca MTK USB Port. Saat itu, mimin belum tahu CPU HP Lenovo K33a42 ini. Test ini tidak menunjukkan tanda apa-apa, hanya muncuk indikator cas saja.
- Test lagi dengan menekan tombol volume bawah dan tombol power agak lama. Cara ini biasanya akan memaksa HP boot ke fastboot mode kalau CPUnya Qualcomm. Ini pun belum menunjukkan apa-apa.
- Barangkali harus cabut baterainya dulu, gitu pikiran mimin. Makalah dibongkarlah casing belakang Lenovo K33a42 ini, lalu dilepas konektor baterainya dan dipasang lagi. Lalu dicolokkan sambil tekan tombol volume bawah. Eh..ternyata masuk ke fastboot mode Lenovo K33a42. Mulai ada titik terang.
- Test lagi sambil tekan tombol power dan tombol volume atas agak lama, ternyata muncul menu bootloader mirip seperti Xiaomi. Ada pilihan recovery, fastboot dan download. Saya pilih DOWNLOAD dan berharap supaya terbaca sebagai Qualcomm QS USB Loader 9008. Ternyata ga tuh...hpnya malah restart. Karena sambil dicolokkan ke komputer, ternyata HP ini menyala normal sampai masuk ke menu utama (kondisinya terkunci). Mimin perhatikan ternyata baterainya 0%. Kosong banget tuh baterai...
Setelah dicas agak lama, mimin mencoba membuka kunci Lenovo K33a42 ini dengan masuk ke recovery mode lalu memilih wipe data. Proses wipe data berhasil dan HP menyala hingga masuk ke penyetelan awal. Mimin setting tuh HP...eh ternyata terkunci akun google. Mana cewek tuh ga kasih tahu akun gmailnya lagi.
Terpaksalah mimin mencari cara bypass frp Lenovo K33a42. Ternyata caranya mudah, cukup lewat settingan WIFI dan mencari cara masuk ke Pengaturan lalu melakukan factory reset, maka kita sudah bisa reset frp Lenovo K33a42 ini.
Namun, cerita mimin tidak abis sampai disitu. Setelah bypass frp, ternyata HP menyala terus muncul error Encryption Unsuccessful. Walau reset phone berkali-kali, tetap aja muncul error ini. Mau ga mau, mimin harus full flash Lenovo K33a42 ini.
Mimin cari firmwarenya di google, syukur sudah ada yang share. Ini file yang sudah mimin download.
Selesai download, lalu ekstrak firmwarenya dan mimin flash menggunakan UFI Box. Ini atuh box kesayangan mimin. Enak pakainya.. simak video proses flash Lenovo K33a42 berikut ini:
Scanning for Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 device...
Product name: RX1BMB (0x525831424d42), rev: 0x07, serial number: 0x00000000
Capacity: 29.13 GiB(31,281,119,232 bytes)
Boot1: 4096 KiB
Boot2: 4096 KiB
RPMB: 4096 KiB
User area: 29.12 GiB(31,268,536,320 bytes)
Processing rawprogram0.xml
Writing BackupGPT at NUM_DISK_SECTORS-33. (33 sectors)... Done.
Applying patch: Update last partition 54 'userdata' with actual size in Backup Header....Done.
Applying patch: Update Backup Header with LastUseableLBA....Done.
Applying patch: Update Backup Header with CurrentLBA....Done.
Applying patch: Update Backup Header with Partition Array Location....Done.
Applying patch: Update Backup Header with CRC of Partition Array....Done.
Applying patch: Zero Out Header CRC in Backup Header....Done.
Applying patch: Update Backup Header with CRC of Backup Header....Done.
Writing PrimaryGPT at 0x00000000 (34 sectors)... Done.
Applying patch: Update last partition 54 'userdata' with actual size in Primary Header....Done.
Applying patch: Update Primary Header with LastUseableLBA....Done.
Applying patch: Update Primary Header with BackupGPT Header Location....Done.
Applying patch: Update Primary Header with CRC of Partition Array....Done.
Applying patch: Zero Out Header CRC in Primary Header....Done.
Applying patch: Update Primary Header with CRC of Primary Header....Done.
Writing modem at 0x01000000 (172032 sectors)... Done.
Writing cmnlib at 0x06444000 (394 sectors)... Done.
Writing cmnlibbak at 0x06484000 (394 sectors)... Done.
Writing cmnlib64 at 0x064C4000 (500 sectors)... Done.
Writing cmnlib64bak at 0x06504000 (500 sectors)... Done.
Writing keymaster at 0x06544000 (442 sectors)... Done.
Writing keymasterbak at 0x06584000 (442 sectors)... Done.
Writing aboot at 0x065C4000 (1226 sectors)... Done.
Writing abootbak at 0x067C4000 (1226 sectors)... Done.
Writing sbl1 at 0x07002400 (733 sectors)... Done.
Writing sbl1bak at 0x07082400 (733 sectors)... Done.
Writing rpm at 0x07102400 (363 sectors)... Done.
Writing rpmbak at 0x07182400 (363 sectors)... Done.
Writing tz at 0x07202400 (2903 sectors)... Done.
Writing tzbak at 0x07402400 (2903 sectors)... Done.
Writing devcfg at 0x07602400 (119 sectors)... Done.
Writing devcfgbak at 0x07642400 (119 sectors)... Done.
Writing dsp at 0x07682400 (32768 sectors)... Done.
Writing DDR at 0x08982400 (64 sectors)... Done.
Writing boot at 0x09000000 (52519 sectors)... Done.
Writing recovery at 0x0D000000 (59439 sectors)... Done.
Writing splash at 0x11082000 (205 sectors)... Done.
Writing mdtp at 0x15E8A000 (26853 sectors)... Done.
Writing cache at 0x1A30A000 (12480 sectors)... Done.
Writing cache at 0x2230A000 (16 sectors)... Done.
Writing cache at 0x2231B000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x2F000000 (262160 sectors)... Done.
Writing system at 0x370E1000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x372DC000 (256304 sectors)... Done.
Writing system at 0x3F1FB000 (258064 sectors)... Done.
Writing system at 0x47000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x470E1000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x472DC000 (256304 sectors)... Done.
Writing system at 0x4F1FB000 (23272 sectors)... Done.
Writing system at 0x57000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x570E1000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x572DC000 (256304 sectors)... Done.
Writing system at 0x5F1FB000 (1936 sectors)... Done.
Writing system at 0x67000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x670E1000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x672DC000 (256304 sectors)... Done.
Writing system at 0x6F1FB000 (258064 sectors)... Done.
Writing system at 0x77000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x770E1000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x772DC000 (256304 sectors)... Done.
Writing system at 0x7F1FB000 (258064 sectors)... Done.
Writing system at 0x87000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x871FB000 (258104 sectors)... Done.
Writing system at 0x8F1FB000 (258064 sectors)... Done.
Writing system at 0x97000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x971FB000 (258064 sectors)... Done.
Writing system at 0x9F000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x9F1FB000 (258064 sectors)... Done.
Writing system at 0xA7000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0xA71FB000 (258104 sectors)... Done.
Writing system at 0xAF1FB000 (258104 sectors)... Done.
Writing system at 0xB71FB000 (1392 sectors)... Done.
Writing system at 0xBF000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0xBF1FB000 (255496 sectors)... Done.
Writing system at 0xC7000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0xCF000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0xD7000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0xDF000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0xE7000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0xEF000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0xF7000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0xF70E1000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0xF72DC000 (256304 sectors)... Done.
Writing system at 0x107000000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x1070E1000 (16 sectors)... Done.
Writing system at 0x1072DC000 (256288 sectors)... Done.
Writing preload at 0x10F000000 (3480 sectors)... Done.
Writing preload at 0x117000000 (16 sectors)... Done.
Writing preload at 0x117021000 (16 sectors)... Done.
Writing preload at 0x11F000000 (16 sectors)... Done.
Writing preload at 0x127000000 (16 sectors)... Done.
Writing preload at 0x127021000 (16 sectors)... Done.
Writing preload at 0x1271B3000 (13792 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x128000000 (209088 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x130000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x130271000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x138000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x138202000 (258048 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x140271000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x148000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x148202000 (258048 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x150271000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x158000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x160000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x160271000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x168000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x170000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x170271000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x178000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x180000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x188000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x190000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x198000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1A0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1A8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1B0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1B8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1C0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1C8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1D0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1D8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1E0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1E8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1F0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1F0271000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x1F8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x200000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x200271000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x208000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x210000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x218000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x220000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x228000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x230000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x238000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x240000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x248000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x250000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x258000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x260000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x268000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x270000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x278000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x280000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x288000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x290000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x298000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2A0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2A8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2B0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2B0271000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2B8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2C0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2C8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2D0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2D8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2E0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2E8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2F0000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x2F8000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x300000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x308000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x310000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x318000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x320000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x328000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x330000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x338000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x340000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x348000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x350000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x358000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x360000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x368000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x370000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x378000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x380000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x388000000 (16 sectors)... Done.
Writing userdata at 0x390000000 (16 sectors)... Done.
Applying DISK patch...
Applying patch: Update last partition 54 'userdata' with actual size in Primary Header....Done.
Applying patch: Update last partition 54 'userdata' with actual size in Backup Header....Done.
Applying patch: Update Primary Header with LastUseableLBA....Done.
Applying patch: Update Backup Header with LastUseableLBA....Done.
Applying patch: Update Primary Header with BackupGPT Header Location....Done.
Applying patch: Update Backup Header with CurrentLBA....Done.
Applying patch: Update Backup Header with Partition Array Location....Done.
Applying patch: Update Primary Header with CRC of Partition Array....Done.
Applying patch: Update Backup Header with CRC of Partition Array....Done.
Applying patch: Zero Out Header CRC in Primary Header....Done.
Applying patch: Update Primary Header with CRC of Primary Header....Done.
Applying patch: Zero Out Header CRC in Backup Header....Done.
Applying patch: Update Backup Header with CRC of Backup Header....Done.
Selesai flash...hpnya menyala normal. Error Encryption Unsuccessful ga muncul lagi.... akun google pun tidak diperlukan lagi. Langsung masuk ke menu utama. Nih mimin fotoin hpnya buat kenang-kenangan, setidaknya mimin pernah ngeflash lenovo k33a42. Langsung mimin hubungi tuh cewek biar diambil HPnya. Asik ketemue cewek cantik lagi....uhuii.